Kalimantan terkenal akan kekayaan hayati yang luar biasa. Dapat dilihat dari hutannya yang masih lebat, walaupun sekarang sudah berkurang. Dibalik keindahan hayati hutannya, potensi Kalimantan Barat tidak kalah oleh potensi pulaunya, salah satunya Pulau Lemukutan.
Pulau Lemukutan adalah sebuah pulau yang indah. Dengan keanekaragaman hayati yang ada di atasnya dan penduduknya yang ramah. Pulau ini sering dikunjungi para pencinta alam, terutama berasal dari Kota Pontianak. Kegiatan penduduknya yaitu nelayan dan di bidang perkebunan . Kebutuhan pokok, seperti : beras, gula, garam, dan lainnya mereka peroleh dari kota lain. Tidak seperti pulau tetangganya, Pulau Randayan, Pulau Lemukutan tidak memiliki pengelola personal melainkan penduduknya.
Keberangkatan dapat dimulai dari Kota Pontianak. Dengan uang Rp 25 ribu per orang, kita dapat berangkat dengan bus. Pemberhentiannya selanjutnya yaitu di Teluk Suak. Dengan uang Rp 15 ribu per orang, kita dapat berangkat ke Pulau Lemukutan dengan klotok atau kapal mesin kecil. Klotok berangkat selama 1,5-3 jam dan memuat barang, motor, dan pengunjung. Waktu keberangkatan dilakukan jam 8 hingga 10 pagi tergantung muatan sudah penuh. Booking kapal juga dapat dilakukan melalui telepon selular.
Selama di perjalanan, kita dapat menikmati pemandangan laut yang biru. Di perjalanan juga kita di suguhi pemandangan pulau-pulau lain dan bagan penangkapan ikan. Bagi yang suka memancing, kita dapat melakukannya di atas kapal. Tentunya itu dengan izin terlebih dahulu. Kita juga dapat memilih beberapa tempat penurunan.
Setelah sampai, kita akan diturunkan di jembatan panjang. Kita dapat memilih antara menginap di penginapan atau dengan tenda. Pemandangan selanjutnya yang akan disuguhkan yaitu wisata pantai dan wisata dalam lautnya. Jika beruntung, kita dapat melihat penyu bertelur dan singgah ke pantai. Wisata bawah lautnya juga tidak kalah luar biasa. Ikan yang warna-warni, terumbu karang, anemon, dan keragaman bahari lainnya dapat kita temui. Kita dapat berenang, diving, snorkling, dan memancing sambil berenang. Tentunya perlengkapan dari tenda hingga alat selam harus dibawa terlebih dahulu sebelum datang. Untuk para pemancing dapat menyewa sampan ke bagan.
Bagi yang lebih suka menikmati wisata daratnya, kita dapat menelusuri hutan yang ada di sana. Kita juga dapat melihat penduduk memanen cengkeh. Jika beruntung, kita juga dapat melihat beberapa primata asli Kalimantan, seperti : monyet ekor panjang, bekantan, dan orang utan. Semua itu hanya dapat kita rasakan di Pulau Lemukutan.





